STIKES Kesdam IV Diponegoro berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP Jateng) resmi menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bersih Dari Narkoba (BERSINAR) di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang. Kegiatan yang berlangsung pada 10 November hingga 12 Desember 2025 ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Fisioterapi dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kehidupan Sehat dan Bebas Narkoba” sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung program pencegahan narkoba. Sebelum pelaksanaan KKN dimulai, peserta KKN mendapatkan pembekalan intensif dari Dosen Pembimbing Lapangan terkait teknis pelaksanaan, etika bermasyarakat, serta penyusunan program kerja. Langkah awal dilakukan Focus Group Discussion (FGD) bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan dan permasalahan yang ada di kelurahan Rejosari dihadiri oleh Lurah Rejosari, BABINSA, BHABINKAMTIBNAS, Ketua LPMK, Ketua PKK, Ketua FKK, Ketua Kader Posyandu, ketua karang taruna dan Ketua RW 1-15 Kelurahan Rejosari. Selain itu, BNN Provinsi Jawa Tengah juga memberikan pembekalan selama tiga hari di kantor BNNP Jateng dengan materi P4GN dan strategi edukasi anti narkoba agar mahasiswa siap menjalankan peran sebagai penggiat anti narkoba di masyarakat.

Kegiatan KKN kemudian dibuka dengan prosesi penyerahan mahasiswa kepada pihak kelurahan sebanyak 23 mahasiswa yang terbagi dalam 4 kelompok. Kegiatan tersebut diterima secara resmi oleh Lurah Rejosari ibu Ema Nurhayati, SE., MM., yang mengungkapkan dukungan penuh atas pelaksanaan program KKN Tematik BERSINAR. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. Agus Rohmat, turut hadir dan menyematkan Pin Penggiat Anti Narkoba sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mahasiswa dalam mendukung program P4GN. KKN Tematik BERSINAR menjadi bukti nyata kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pelaksanaan KKN ini merupakan implementasi dari program Kampus Berdampak, yang menekankan kontribusi mahasiswa melalui edukasi berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, serta penerapan ilmu secara langsung di masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi STIKES Kesdam IV Diponegoro untuk menjadi institusi pendidikan kesehatan yang unggul, profesional, berkarakter dan Bela Negara dalam berkontribusi bagi masyarakat. Hal ini tercermin dari misi STIKES Kesdam IV Diponegoro dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang memberikan solusi bagi permasalahan kesehatan.
Target pelaksanaan KKN Tematik BERSINAR yaitu, Kegiatan pada Intergrasi Layanan Primer (ILP) untuk peningkatan kesehatan ibu, anak dan lansia, pelatihan massage bayi, pemeriksaan keseimbangan pada lansia untuk mengetahui resiko jatuh, senam kegel untuk pencegahan inkontinensia urine pada lansia, senam hipertensi dan diabetes, penyuluhan deteksi dini dan edukasi kondisi speech delay, Stimulus motorik kasar dan halus pada PAUD dan TK, Skrining Skoliosis dan edukasi Flat Foot di SD, Penyuluhan bahaya narkoba, Seks Bebas, Merokok dan pencegahan dan pertolongan pertama cedera olahraga di SMP, SMK dan Karang Taruna.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, STIKES Kesdam IV Diponegoro bersama BNN Provinsi Jawa Tengah berharap dapat menciptakan lingkungan Rejosari yang lebih sehat, berdaya, dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkoba. Program KKN Tematik BERSINAR ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat peran kampus dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.

